Tampilkan postingan dengan label Padang by City. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Padang by City. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Februari 2011

Ajang diskusi “Polemik Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasar Raya

tulisan ini sengaja saya posting karna saya sedang coment catatan fb teman saya yang bernama FIRDAUS DAUS yg mengajak diskusi tentang pembangunan pasar raya padang. adapun tulisan ini memang tidak saya edit dan saya baca kembali agar lebih orisinil dan memang catatan saya ini memang dibuat hanya bebarapa menit saja jadi maaf kalau ada ketersinggungan dari pihak yang tidak senang.
ini adalah usulan saya tentang diskusi yang akan diadakan di
Aula UPTD Balai Latihan Koperasi pada jam 13 ; 30
pada hari RABU / 16 februari 2011 (saya kutip dari catatan mas FIRDAUS DAUS
1. hendaknya ajang diskusi tersebut memang menjadi wadah untuk pembangunan dan bukan untuk sekedar acara formal semata dan menjadi kepentingan orang2 tertentu..dan memang bertujuan untuk kepentingan orang banyak...

2. Saya rasa di Padang ini untuk tata kota nya sudah amburadul kacau balau...lihat dari keindahan dan infrastrukturnya kota padang sudah tidak ada indah nya...tolong pemerintah (dalam artian khusus PEMKO) memperhatikan seluruh aspirasi lapisan mayarakat ( INDAK PENJABAT2 tu se do bg)....mang lah ndak ado mahasiwa jurusan tata kota dipadang ko, kok sampai indak bisa mengatur infrastrur nyo do...?????

3. Saya mendukung rencana PEMERINTAH untuk merehabilitasi pasar raya padang, dan rencana pemerintah untuk merehabilitasi pasar itu memang bagus...dan kalau menurut saya, pembangunan pasar raya lantai 1 dan 2 itu memang harus dilakukan karna jika hanya lantai 2 saja, ketahanan bangunan itu nanti tidak seimbang )...dan memang harus dilakukan rekondisi ulang...supaya pasar juga menjadi nyaman..(saya tidak mengerti dengan bangunan tetapi saya mempunyai selera keindahan

tetapi yang saya sayangkan PEMKO menjadi orang yang tidak peka terhadap kondisi rakyat dan infrastruktur yang ada. karna PEMKO membuat tempat pengganti menjadi lebih banyak dari target yang ada (CATATAN UDA FIRDAUS = Korban bencana hanya inpress I lantai 1 dan 2, dan inpres II lantai 2 dengan jumlah pedagang sebanyak 400 orang, namun kios darurat yang dibangun lebih 1.100 unit.) ini semata2 memang dilakukan oleh PEMKO untuk menambah pemasukan anggarannya...apakah begini cara pemerintah untuk menambah pemasukannya sementara ANGGARAN dari pemerintah pusat selalu masuk saku..??????

apakah PEMKO tidak pernah masuk pasar ????
lihat saja kondisi pASAR RAYA padang..ini adalah kota ter "SEMRAWUT" yang pernah saya kunjungi dan saya tinggali. dari segi pasar dan TERMINAL...
Selamat Datang di Anak Salido

Komputer

AJAIB dan Unik

Indonesian Football